Khawatir Teroris, Senegal Larang Muslimah Kenakan Burqa

Jihad Dwidyasa , Jurnalis
Jum'at 20 November 2015 04:01 WIB
Pakaian burqa sering dipakai menyamar oleh pelaku bom bunuh diri (Foto: AFP)
Share :

DAKAR – Pemerintah Senegal telah mengumumkan rencananya untuk melarang penggunaan burqa (pakaian panjang yang menutupi seluruh bagian tubuh) bagi seluruh warga perempuan sebagai langkah dalam mengantisipasi tindak terorisme.

Jika terlaksana, hal itu tentunya akan menjadikan Senegal seperti negara lainnya di Afrika, yakni Chad, Gabon, Kongo, dan Kamerun, yang telah lebih dulu melarang penggunaan burqa bagi warga perempuan.

Menteri Dalam Negeri Senegal, Abdoulaye Diallo, menyatakan bahwa larangan itu dimaksudkan sebagai tindakan pencegahan aksi terorisme. Sebab, seringkali para pelaku serangan teror di Afrika seperti Boko Haram menggunakan burqa untuk menyamar.

“Burqa bukanlah identik dengan Agama dan itu tidak mewakili budaya kita. Presiden Senegal Macky Sall pun senada dengan pernyataan saya,” ucap Menteri Diallo, seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (20/11/2015).

Berbicara pada konferensi perdamaian dan keamanan di Kota Dakar, Presiden Sall mengatakan, pakaian burqa berpotensi menjadi ancaman keamanan karena sering digunakan oleh pelaku bom bunuh diri supaya tak terdeteksi oleh otoritas keamanan.

“Untuk alasan keamanan, seluruh Muslimah di Senegal harus mengikuti dan mendukung kebijakan Presiden Sall,” ucap Diallo.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya