Kirab Jumenengan, Kereta Kencana Paku Alam X Harum Melati

Prabowo, Jurnalis
Kamis 07 Januari 2016 15:39 WIB
foto: Prabowo/Okezone
Share :

YOGYAKARTA - Ribuan warga menyaksikan kirab jumenengan KGPAA Paku Alam X. Mereka memenuhi sepanjang jalan kirab yang dimulai dari Puro Pakualaman Yogyakarta. Prosesi kirab berlangsung tepat pukul 14.30 WIB dengan diawali doa dari tokoh adat.

Sejumlah jalan yang akan dilalui dalam kirab juga sudah dihiasi janur kuning. Petugas kepolisian setempat menutup akses jalan untuk kendaraan umum sebelum prosesi kirab dimulai.

GKPAA Paku Alam X terlihat berada dalam kereta kencana yang dihiasi bunga melati. Aroma bunga cukup menyekat ketika kereta yang ditumpanginya melintas.

Marching Band dari AAU Yogyakarta menjadi urutan pertama kirab, kemudian disusul prajurit abdi dalem yang menenteng bendera Puro Pakualaman.

Terdapat tujuh gajah dalam urutan berikutnya. Lalu, kereta kencana yang ditumpangi KGPAA Paku Alam melintas. Putra Mahkota yang pagi tadi dinobatkan mengantikan posisi ayahandanya itu terlihat melambaikan tangan pada masyarakat.

Senyum tak henti menyapa ribuan warga yang melihat prosesi kirab. Di belakang kereta kencana, terdapat pasukan berkuda yang melintas. "Itu Indro Warkop, ikut naik kuda," ujar warga menyapa komedian itu, Kamis (7/1/2016).

Indro yang mengenakan pakuan prajurit berkuda terlihat murah senyum. Lambaian tangan menyapa sambil mengendalikan kuda yang dinaikinya.

Setelah pasukan berkuda, gilirian kereta kencana dari kerabat KGPAA Paku Alam X melitas. Beberapa kereta ditumpangi kerabat dan saudara-saudara trah keluarga besar Hudyono.

Masyarakat terlihat antusias dengan mengabadikan moment langka ini dengan kamera yang dibawa. Petugas kepolisian kembali membuka jalur yang sebelumnya ditutup setelah prosesi kirab selesai. Peluit petugas kepolisian terdengar lantang. Masyarakat membubarkan diri setelah melihat kirab berlangsung.

Sebelumnya, Ketua Kirab Hasto Prakoso menyampaikan, rute yang ditempuh mulai dari pintu masuk Puro Pakualaman. Kemudian, keluar menuju Jalan Sultan Agung, kemudian Jalan Gajah Mada hingga Kusumanegara dan kembali ke Pura Pakualaman.

"Rute kirab sekitar 3,5 kilometer, dari Puro Pakualaman, Sultan Agung, Gajah Mada, Bausasran, Gayam, Cendana, Kusumanegara, dan Sultan Agung, berakhir kembali di Puro Pakualaman," katanya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya