Bom Sarinah Jadi Tontonan, Tanda Masyarakat Jenuh dan Apatis

Reni Lestari, Jurnalis
Sabtu 16 Januari 2016 07:29 WIB
Lokasi ledakan bom di Sarinah (foto: Arief Julianto/Okezone)
Share :

JAKARTA – Teror bom Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, menimbulkan fenomena menarik, yakni reaksi warga yang cenderung tidak takut. Bahkan menjadikan kejadian nahas ini sebagai tontotan dan tidak sedikit pula yang mengabadikannya dengan ponsel masing-masing.

Psikolog Universitas Indonesia (UI), Dewi Haroen memandang hal ini sebagai cermin kejenuhan masyarakat terhadap kejadian heboh yang sudah marak terjadi belakangan ini.

“Karena memang kita sudah bukan sekali ini bom terjadi. Sudah beberapa kali bom, kemudian masyarakat sudah jenuh, bomnya bukan disini saja. Sebelumnya sudah ada penangkapan Gafatar, sudah ada ISIS, ini sudah marak sekali di sosial media,” kata Dewi saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (16/1/2016).

Terlebih, jika dibanding dengan aksi serupa yang terjadi di Paris, Prancis 13 November 2015 lalu, teror yang bermula di kedai kopi Starbucks ini hanya menyasar pos polisi dan memakan korban sipil yang lebih sedikit. Reaksi masyarakat yang biasa saja juga diduga karena maraknya pemberitaan seputar kecelakaan kendaraan umum baik bus maupun pesawat terbang yang memakan korban cukup banyak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya