"Iya masih siaga satu. Kemarin terjadi kontak tembak di Poso dan satu orang anggotanya meninggal. Nah itu terus kita lakukan pengejaran kita tambah kekuatannya untuk bisa menekan kelompok tersebut," jelasnya.
Ketika ditanya apakah ada hubungannya dengan pelaku teror di Sarinah, Badrodin membantah. Namun keduanya sama-sama terafiliasi dengan kelompok radikal ISIS.
"Ya kalau tidak ada keterkaitannya semua itu adalah pendukung ISIS bisa saja secara organisasi, secara perseorangan, dia bisa satu sama lain kontak tetapi semua yang disini (Sarinah) dan Poso adalah semua pendukung ISIS," tutupnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)