TANGERANG - Meski belum mendapat perintah khusus dari kepolisian pusat, namun, Polres Bandara Soekarno-Hatta lebih memperketat pengawasan terhadap penumpang yang datang dari Timur Tengah.
Polres Bandara Soekarno Hatta dan PT Angkasa Pura Bandara Soekarno-Hatta mulai melakukan pengawasan penumpang secara lebih ketat lagi. Menyusul aksi teror yang dilakukan pihak tak bertanggung jawab di Sarinah, Jakarta Pusat.
Wakapolres Bandara Soekarno Hatta AKBP Ady Soeseno mengatakan, pengawasan memang dilakukan secara lebih mendetai. Baik dari pribadi penumpang hingga barang bawaannya.
"Maka dari itu, kami menerjunkan anjing pelacak. Untuk penumpang yang berasal dari Timur Tengah memang belum ada perintah untuk pengawasan lebih, namun untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka pengawasan untuk mereka lebih ditingkatkan," katanya.
Dijelaskan AKBP Ady Soeseno, jika memang salah satu penumpang sudah diketahui ada keterkaitan dengan teroris, biasanya tim Densus 88 akan langsung menjemputnya.
"Pengawasan skala besar wilayah Bandara Soetta akan terus dilaksanakan dengan menerjunkan anjing pelacak," tegasnya.
(Khafid Mardiyansyah)