JAKARTA - Sebanyak sembilan korban ledakan bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin pada 14 Januari 2016 itu masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Bahkan, dua korban yakni Anggota Provost Polda Metro Jaya, Aiptu Budiono dan warga Negara Belanda, Yohannes Antonius Maria masih di rawat intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU).
"Kalau Bapak yang Belanda itu luka tembak di kepala bagian kanan masuk ke otak, ada pendarahan di sana. Pak Budiono juga sudah dioperasi," kata Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSPAD Gatot Soebroto, A Hamid, Sabtu (16/1/2016).
Menurut Hamid, dari total sembilan korban yang berada di RSPAD Gatot Soebroto, hanya tujuh orang yang harus menjalani operasi. Pasalnya terdapat peluru serta serpihan bom rakitan berupa paku dan mur yang mengenai bagian tubuh korban.
"Total yang dioperasi ada tujuh orang yang dua tidak," terang dia.
Dua orang yang tidak dioperasi yakni Budi Rahmad dan Agus Kurnia karena hanya mengalami luka ringan dan trauma. Sementara tujuh korban lainnya mengalami luka tembak dan terkena serpihan bom berupa paku dan mur.
Saat disinggung terkait pembiayaan, Hamid mengatakan, pihaknya hanya fokus pada penanganan korban. Tim medis hanya fokus bekerja secara maksimal untuk menyelamatkan para korban ledakan bom Jakarta ini.
"Untuk urusan biaya itu bukan urusan saya. Pokoknya kita fokus lakukan penanganan. Tugas kita adalah pelayanan pasien," tandas dia.
Berikut daftar nama korban luka bom Sarinah yang dirawat intensif di RSPAD Gatot Soebroto:
1. Chairil Islami bin Muhdar (21), warga Grogol, Jakarta Barat menderita sobek di bagian punggung dan jari tangan.
2. Aiptu Budiyono (43), anggota Polres Jakarta Pusat tertembak di bagian dada sebelah kanan dan perut.
3. Aiptu Dodi Maryadi (49), anggota Polantas Polsek Menteng, Jakarta Pusat tertembak di bagian perut.
4. Yohannes Antonius Maria (48), warga negara Belanda, beralamat di Jalan Nangka, Jakarta Selatan menderita luka tembak, multiple corpus alineum (leher, dada, ext).
5. Angun Artikasari binti Haryono (24), warga Condet, Jakarta Timur terluka pada kaki sebelah kanan terkena ledakan.
6. Budi Rahmad (35), warga Depok, Jawa Barat alami luka-luka.
7. Slamet alias Morad Al Moneri (44), warga negara Aljazair alami luka-luka.
8. Permana bin Asep Yanto (24), warga Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat alami luka-luka.
9. Agus Kurnia bin Asudrajat (25), warga Tanjung Sari, Sumedang, Jawa Barat alami luka-luka.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))