Kegiatan siskamling ini juga berlangsung di Kecamatan Way Kandis. Warga pun berkumpul di gardu atau pos jaga yang didirikan secara swadaya.
"Wilayah kami untuk kegiatan siskamling tidak pernah redup, sebab menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama," kata Mustakim, warga Way Kandis.
Dia mengatakan, kegiatan ini akan terus berlanjut sebab kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan pun. Ia mengungkapkan, seperti beberapa waktu lalu warga di Way Kandis tengah melakukan ronda, pada saat itu ada dua orang pria mencurigakan mendorong motor setelah didekati ternyata kendaraan itu hasil curian.
Sebelumnya, Pemkot Bandarlampung meminta warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan setelah di Jakarta terjadi serangan bom bunuh diri dan penembakan.
"Kami sudah menginstruksikan ke satuan kerja hingga RT untuk lebih siaga dan melakukan pemantauan langsung. Ini pun sesuai instruksi Mendagri," kata Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung, Badri Tamam.