“Sampai sekarang belum ada pipa distribusi PGN yang dilakukan open access,” ungkap mantan Kepala Divisi Gas dan Bahan Bakar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini.
Terpisah, Direktur Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean juga meragukan klaim PGN soal pipa distribusi gas tersebut.
"Setahu saya, PGN tidak pernah membuka pipanya, baik kepada Pertamina maupun pihak lain. Sampai sekarang, mereka hanya menggunakan pipanya untuk sendiri,” ujar Ferdinand.
Menurut Ferdinand, keengganan PGN melakukan open access karena mereka bisa memperoleh keuntungan sangat tidak wajar jika menggunakan pipa untuk kepentingan sendiri. Faktanya, hingga saat ini PGN menerapkan harga yang sangat mahal yang dinilai memberatkan masyarakat.
(Arief Setyadi )