JAKARTA – Hari ini, tepat delapan tahun Presiden kedua RI, Soeharto meninggal dunia. Ia wafat pada 27 Januari 2008 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan.
Detik-detik mangkatnya bermula ketika Soeharto dilarikan ke rumah sakit pada Jumat 4 Januari 2008 sekira pukul 14.15 WIB. Di sana, ia mendapat perawatan di Ruang President Suite VVIP Nomor 536 lantai V RSPP.
Soeharto dirawat karena mengalami penimbunan cairan di tubuhnya yang mengakibatkan pembengkakkan dan menurunnya kadar darah merah (hemoglobin). Keadaan Soeharto sempat membaik setelah tim dokter mengeluarkan cairan di tubuhnya.
Bahkan, pria berjuluk Jenderal Murah Senyum tersebut masih dapat tersenyum dan berbicara meskipun hanya dalam kalimat-kalimat pendek. Setelah itu, kondisi kesehatannya kembali memburuk.
Pada Senin 7 Januari 2008, terjadi penurunan produksi urin dan penumpukan cairan di paru-paru. Selain itu, ada pendarahan melalui urin dan feses sehingga hemoglobin yang awalnya berhasil dinaikan menjadi turun kembali.