Bom Palsu Buat Heboh Bandara Paris

Emirald Julio, Jurnalis
Jum'at 29 Januari 2016 05:09 WIB
Ilustrasi Bandara Charles de Gaulle (Foto: Wikipedia)
Share :

PARIS – Bom palsu yang akan digunakan untuk latihan anti-teroris menyebabkan kesalahpahaman dan menyebabkan heboh bandara Charles de Gaulle di Paris, Prancis.

Dilaporkan, benda tersebut ditemukan oleh karyawan FedEx pada Rabu 27 Desember 2016, dan langsung lari akibat trauma teror Paris. Staf dari perusahaan jasa pengiriman terebut mengatakan ia berlari karena mencari pihak keamanan.

Staf FedEx itu mengatakan kepada pihak keamanan bandara, ia menemukan paket berisi paku, mur dan detonator.

Dikabarkan, pada pukul 22.00 waktu setempat, Tim Gegana Prancis langsung dikirimkan ke lokasi dan dibantu dengan anjing pelacak mereka juga menemukan beberapa benda sama di sekitar bandara.

Ternyata, tidak lama kemudian terungkap bahwa benda tersebut adalah bom palsu dan digunakan untuk latihan keamanan. Sumber keamanan bandara mengatakan bahwa benda tersebut diterbangkan dari Amerika Serikat (AS) yang akan dikirimkan ke Kedutaan AS di Tunisia.

Pihak keamanan tersebut juga menambahkan benda tersebut akan digunakan latihan anti-teror.

“Membawa benda seperti ini menggunakan pesawat bukanlah hal yang aneh, namun ini pertama kalinya ada yang membuka paket seperti ini,” kata sumber keamanan tersebut, sebagaimana dilansir dari Mirror, Jumat (29/1/2016).

Frederic Petit yang mewakili karyawan FedEx yang menemukan bom palsu itu, mengatakan bahwa tindakan membawa benda mirip peledak itu adalah tindakan tidak bertanggung jawab, apalagi ketika Prancis hingga saat ini masih dalam kondisi darurat akibat serangan Teror Paris yang menewaskan 130 orang.

(Emirald Julio)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya