CIBINONG - Merayakan hari raya tahun baru China (Imlek) bisa dilakukan dengan berbagai cara, tentunya sembayang wajib dilakukan.
Wihara Gayatri di Cilangkap, Kabupaten Bogor menjadi salah satu lokasi sembayang favorit. Tidak hanya di sekitaran Cibinong tapi seluruh masyarakat Tionghoa se-Jabodetabek terus berdatangan ke wihara, guna merayakan Imlek.
Mayoritas masyarakat Tionghoa yang berkunjung ke Wihara Gayatri memiliki tujuan lain selain melakukan sembayang, yaitu berendam di kolam Tujuh Sumur Wihara Gayatri, karena airnya memiliki khasiat.
Pengurus Wihara Gayatri Darmawan menceritakan awal mula adanya Tujuh Sumur Wihara Gayatri yang dibangun pada 1984. Dalam proses pembangunan hingga selesai sebenarnya sumur tersbeut belum ada.
Lebih lanjut, Darmawan menceritakan adanya sumur didapatnya dari sebuah mimpi. Dalam mimpi, dirinya mendapat perintah menggali titik-titik yang ditetapkan dan ditujukan sebagai sumber air Wihara Gayatri.
"Itu kan mimpi pertama, dan biasa kan mimpi enggak langsung dibuat dan saya lakukan. Jadi sampai mimpi lagi sampai mimpi lagi berulang-ulang kali mimpi, akhirnya timbul rasa penasaran dan saya gali lah. Ada mata airnya. Semua tujuh sumur yang ditunjuk, ada di sini dan ada semua. Itu ada semua airnya. Sampai sekarang," cerita Darmawan kepada Okezone, Senin (8/2/2016).
Dirinya mengatakan, tujuh sumur tersebut memiliki khasiat masing-masing. Seluruh mata air disatukan di dalam satu kolam. Nah, ini yang jadi daya tarik masyarakat Tionghoa, untuk ke Wihara Gayatri.
"Ada yang buat jodoh, ada yang buat usaha, karier, tolak bala. Macem-macem tiap sumur ada yang macem. Mandi di sini. Biaya nggak ada tarifnya," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )