Dubes AS Puji Cara Indonesia Tangkal Radikalisme

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Selasa 09 Februari 2016 16:43 WIB
Ilustrasi (dok.Okezone)
Share :

DEPOK – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia H.E Robert O. Blake Jr mengakui dampak kemajuan teknologi menyebabkan efek negatif salah satunya adalah penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Ia mengapresiasi pemerintah Indonesia yang banyak memblokir situ–situs radikal terkait terorisme dan ISIS.

“Internet punya banyak keuntungan, tapi kelompok pemberontak atau teroris juga mengambil keuntungan. Banyak dampak negatif, seperti salah satunya lewat sosial media banyak akun twitter dari kelompok pemberontak,” katanya dalam kuliah umum bertajuk “Innovation and The Digital Economy” di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI) Depok, Selasa (9/2/2016).

Secara sadar, lanjut Blake, kelompok teror menggunakan itu untuk mempromosikan propaganda mereka. Karena itu ia memuji langkah pemerintah Indonesia serta organisasi agama di Indonesia yang bersama–sama menangkal isu radikalisme.

“Banyak program di google. Juga banyak program seperti Youtube, dimana pesantren ikut aktif efektif tangkal pesan radikal. Agar mereka (kelompok teror) tahu anak–anak muda melawan itu, melawan ISIS,” tegasnya.

Ia menyebut peran organisasi islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) menjadi tonggak menangkal radikalisme. “NU dan Muhammadiyah sangat aktif menangkal isu ini, sangat efektif. Diseluruh dunia,” katanya.

Ia juga memuji langkah pemerintah dan DPR yang memperketat perjalanan warga Indonesia ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

“Teroris sangat profesional. Banyak support oleh DPR dan pemerintah dimana izin dipersulit dan akses dipersulit ke luar negeri, membuat lebih sulit untuk ikut join ke Suriah. Dari Soekarno-Hatta ke Turki, lebih dipersulit,” tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya