Seorang Diri Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik dan Kamar Mandi

, Jurnalis
Sabtu 20 Februari 2016 13:32 WIB
Pria ini hidup sebatang kara di gubuk kecil selama bertahan-tahun (foto: PR Online)
Share :

Tungku yang ada di depan tempat tidurnya hanya ada satu kuali berisi nasi basi dan penggodokan air.

Bila ingin mandi dia harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 1 km ke tempat pemandian umum atau ke mesjid desa.

Sendung mengaku tidak memiliki BPJS. Diapun tidak pernah mendapatkan batuan beras rasta karena tak mampu menebus rasta yang harganya mencapai Rp3.000 per kg.

Kesehariannya dia tidak bekerja, terkecuali bila ada yang memintanya sebagai kuli cangkul dengan upah Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per hari. Namun tidak setiap minggu ada yang menyuruhnya mencangkul. Atau dia mencari kemiri yang jatuh dari pohon milik orang lain setelah terkumpul dia jual.

Dulu sebelum tinggal di gubuk, Sendung memiliki istri asal Tasikmalaya dan memiliki satu orang anak, namun kemudian bercerai dan kembali ke kampung halamannya. Hanya saat kembali semua orang tuanya telah meninggal, dan rumah peninggalan orang tuanya ditempati oleh adik dan keponakannya, sehingga dia akhirnya memilih tinggal di kebun milik adiknya yang juga telah meninggal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya