"Wah di sini mah memang ramai. Apalagi pas malam minggu itu penuh motor-motor jejer di pinggir jembatan pada nongkrong," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/2/2016).
Toto mengungkapkan, selepas tengah malam tidak sedikit pula remaja ingusan ini melakukan aksi balapan liar maupun gaya-gayaan bak pembalap profesional di sepanjang jembatan tersebut.
"Biasanya pukul 24.00 WIB ke atas tuh baru pada mulai trek-trekan di sini. Soalnya kan di sini enak treknya lurus gitu. Kalau jam segitu sudah sepi mobil jadi enak buat mereka ngetrek. Kalau bubarnya itu di atas jam 02.00 WIB," tuturnya.
Selain itu, dia mengaku, meski tak jarang polisi yang melintas membubarkan gerombolan remaja ini, mereka tetap kembali lagi ke tempat yang sama usai polisi tersebut meninggalkan lokasi.
"Biasa polisi sini mah bubarin saja. Nanti kalau polisinya sudah enggak ada, ya mereka balik lagi ke sini nongkrong lagi jadi kucing-ucingan gitu," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)