Ritual Pengorbanan Manusia Tersadis ala Suku Aztec

Rizka Diputra, Jurnalis
Minggu 06 Maret 2016 20:11 WIB
ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

Suku Aztec merupakan kelompok etnis dari orang-orang yang diduga berasal dari tempat mitos yang disebut Aztlan. Mereka mendiami wilayah Amerika Tengah, tepatnya di Meksiko.

Sejarah dan budaya Aztec diketahui berasal dari dokumen tertulis pada abad ke-16 dan ke-17. Saksi mata penakluk Spanyol kala itu mengungkapkan penemuan arkeologi dan naskah kuno peninggalan Aztec.

Suku Aztec dikenal memiliki banyak tradisi, mitos, dan ritual unik dan rumit. Mereka juga memiliki pengetahuan tentang arsitektur dan seni mengagumkan.

Namun, ada tradisi yang paling fenomenal dan paling mengerikan dari suku ini yaitu ritual pengorbanan manusia. Berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari laman amazine.co.

1. Suku Aztec memiliki keyakinan bahwa orang-orang yang dikorbankan bagi para dewa, seperti wanita yang meninggal dunia dalam persalinan atau pria yang tewas dalam pertempuran akan menjadi sahabat matahari selama lima tahun. Setelah itu mereka dipercaya akan terlahir kembali sebagai kolibri atau kupu-kupu.

2. Para pendeta harus memilih orang yang cocok untuk dikorbankan, setelah itu mereka akan memakan daging dan minum sebagian darah para manusia yang ditumbalkan tersebut.

3. Ritual pengorbanan manusia oleh Suku Aztec dilakukan dengan memilih calon korban lalu dibawa ke altar dalam kuil atau piramida di mana pendeta akan menyayat dada dan mengambil jantung korbannya hidup-hidup untuk kemudian dibakar.

Selanjutnya, mayat dilempar dari atas piramida. Jika korban menunjukkan keberanian, maka si pendeta akan menunjukkan rasa hormatnya dengan menggendong mayat menuruni piramida itu.

4. Selain ritual di atas, ada juga pengorbanan manusia yang diperuntukkan bagi Huehueteotl, dewa makanan, kehangatan dan kematian. Caranya sang korban dilempar ke dalam api dan ditarik keluar sebelum tewas untuk diambil jantungnya. Setelah itu baru kemudian dilempar kembali ke dalam kobaran api.

5. Suku Aztec juga kerap melakukan pengorbanan terhadap anak-anak. Mereka percaya ritual pengorbanan terhadap anak akan menyenangkan bagi Tlaloc (dewa hujan) di musim semi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya