Sementara, perwakilan pihak travel Rindu Robbi, Muhammad Fadli membenarkan insiden tersebut. Namun, dia menampik jika semua jamaah pulang sendiri. Jamaah yang pulang dengan biaya sendiri tersebut, karena mereka tidak sabar. Mereka seharusnya pulang ke Indonesia pada tanggal 16 Maret 2016.
"Jumlahnya bukan 86 orang, tapi 83 orang yang berangkat. Sementara yang pulang dengan biaya sendiri itu ada 4-6 orang. Itu karena mereka tidak sabar," ucapnya.
Ia menampik tudingan menelantarkan jamaah di Malaysia. Sebab, mereka bertanggung jawab selama di Negeri Jiran tersebut, meski ia mengaku ada penundaan keberangkatan. "Kami tidak terlantarkan. Kami berikan fasilitas hotel, makan dan city tour sebagai kompensasi," ucapnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)