Jokowi Lobi Presiden Filipina Jamin Keselamatan 10 WNI

Gunawan Wibisono, Jurnalis
Kamis 31 Maret 2016 16:07 WIB
Ilustrasi (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA - Kapal Indonesia Brahma 12 dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Para perompak menawan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) dan meminta uang tembusan sebesar 50 juta peso, atau sekira Rp15 miliar.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan, Presiden Joko Widodo telah melobi lewat sambungan telepon kepada Presiden Filipina Benigno Aquino II. Hal itu dikatakan Sutiyoso untuk menjamin keselamatan 10 WNI dalam waktu delapan hari.

Pasalnya, kelompok tersebut akan membunuh 10 WNI, jika uang tembusan tidak diberikan dalam rentang waktu delapan hari. "Itu yang lagi ada pembicaraan antara Presiden kita (Indonesia) dan Presiden mereka (Filipina)," ujar pria yang akrab disapa Bang Yos tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Mantan Gubernur DKI tersebut menambahkan, Presiden Jokowi menghubungi Benigno Aquino II pada hari ini. "(Pembicaraan Presien Indonesia dengan Presiden Filipina) ya tadi," katanya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya