MALANG - Aktivitas Gunung Bromo masih belum stabil pascaerupsi panjang beberapa waktu lalu. Sejak 4 April 2016, terpantu ada pengingkatan aktivitas. Bahkan, asap yang keluar dari kawah Gunung Bromo kecoklatan.
Berdasarkan info dari akun resmi instagram Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi @pvmbgcvghm, terpantau asap dari kawah Gunung Bromo berwarna putih-kelabu kecoklatan tipis-tebal dengan tekanan lemah-kuat.
Tinggi asap juga antara 400-1.200 meter dari puncak Gunung Bromo dan mengarah ke barat daya-barat laut. Selain itu, terdengar gemuruh lemah-kuat dari kawah dan teramati sinar api sesekali samar-samar. Meski demikian, status Gunung Bromo masih Waspada.
Status Gunung Bromo sejak 26 Februari 2016 diturunkan menjadi Waspada (level III) setelah statusnya Siaga karena erupsi.
Meski wisata Gunung Bromo tetap dibuka, pengunjung dilarang mendekati kawah atau harus berada di jarak aman di radius 1 kilometer dari Bromo.
(Risna Nur Rahayu)