Asap putih kelabu kecoklatan tipis-tebal dengan ketinggian antara 600-200 meter dari puncak ke arah barat-barat laut. Sementara pantauan tremor pada 09 April 2016, tercatat gempa tremor antara 0,5-15 milimeter dominan 2 milimeter. Juga terpantau 17 kali hembusan Amax 10-35 LG 8-30 detik.
Dalam status waspada, PVMBG merekomendasikan pengunjung atau wisatawan tidak masuk ke radius satu kilometer dari kawah Bromo.
Okezone mencatat, aktivitas vulkanik Gunung Bromo dinaikkan dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga) sejak 4 Desember 2015 Pukul 14.00 WIB.
Pada 26 Februari 2016 tingkat aktivitas Bromo diturunkan menjadi level II (Waspada). Namun, pada 1 April 2016, Bromo kembali erupsi nmeski statusnya masih level II.
(Salman Mardira)