CIREBON - Peredaran narkotika kian marak di Indonesia yang salah satunya juga di Cirebon, Jawa Barat. Bahkan narapidana (napi) yang berada di Lapas Narkotika Gintung, Desa Gintung Tengah, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, sudah mencapai 11.675 orang.
Kepala Lapas Narkotika Gintung Cirebon Heni Yuwono menyebutkan semua narapidana itu berasal dari berbagai daerah seperti dari Jawa Barat, DKI, Banten, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Jawa Tengah.
Bahkan ada juga dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning. "Sekira 25 persen dari wilayah Ciayumajakuning," ujarnya, Kamis (28/4/2016).
Data jumlag narapidana itu, lanjut Heni, selama 2015 dan 2016, ada kecenderungan meningkat. Namun wajah baru untuk residivis relatif kecil, paling tinggi sekira dua persen.
"Kalau secara keseluruhan selama 2015 dan 2016, hampir 100 persen meningkat. Sebab di lihat dari kapasitas yang hanya 450, sekarang dihuni 890 orang. Awal 2015 penghuni 650 orang dan akhir 2015 menjadi 950 orang," papar Heni.
Pihaknya pun mengaku tak pernah mengenal lelah untuk membersihkan narkoba. Langkah yang sudah dilaksanakan adalah tiada hari tanpa penggeledahan, baik kepada petugas, narapidana, maupun blok hunian.
"Dilakukan secara acak dan diundi untuk melakukan tes urin. Serta melakukan bimbingan rohani sesuai agamanya dan menindak tegas siapapun yang terindikasi menyalahgunakan narkoba dan juga HP," tukasnya.
(Abu Sahma Pane)