JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat mengeluarkan ancaman bagi pejabat eselon 2 dan 1 di lingkungan Pemprov DKI yang ingin mengundurkan diri untuk menyampaikan surat hingga Senin esok.
Ahok mengatakan, jika memang ada pejabat eselon 2 dan 1 yang ingin melepas jabatannya, ia akan berterimakasih, sebab akan memudahkan proses regenerasi pegawai di DKI.
Pernyataan ini ia sampaikan usai pengunduran diri mantan Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi secara mengejutkan pada Senin 25 April 2015 lalu.
"Tapi ini jujur loh, saya ngomong dengan sangat jujur, kalau ada PNS eselon 2 dan 1 mau berhenti, saya sih terima kasih-terima kasih sama mereka. Mungkin mereka sudah terlalu kaya, merepotkan juga. Saya pengen yang bawah-bawah ini naik," kata Ahok di rumahnya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (1/5/2016).
Ahok mengatakan, saat ini calon pegawai berkualitas yang menunggu untuk diangkat jumlahnya tidak sedikit. Sehingga jika ada PNS yang suka rela mengundurkan diri, hal itu akan menguntungkan Pemprov DKI.