Tangis Anak Dosen UMSU: Jangan Tinggalkan Kami Bunda

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Selasa 03 Mei 2016 09:36 WIB
Ilustrasi. (dok.Okezone)
Share :

MEDAN – Setelah mengikuti proses autopsi di RS Bhayangkara Medan, jenazah Nur Ain Lubis (63), dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dipulangkan ke keluarganya untuk disemayamkan. Sebelumnya Nuar Ain diduga tewas dibunuh mahasiswanya.

Jenazah mantan Dekan FKIP UMSU itu pun sudah tiba di rumah keluarganya di Jalan Desa Lama, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.

Tangis keluarga pecah sesaat setelah jenazah korban diturunkan dari ambulans yang mengantarkannya. Bahkan dua anak korban sempat pingsan melihat jenazah ibu mereka. “Jangan tinggalkan kami bunda,”teriak sang anak.

Tangis itu sontak membuat suasana di rumah duka menjadi haru. Para pelayat yang terdiri dari keluarga dan tetangga sekitar rumah duka, terlihat ikut meneteskan air mata mereka.

“Kejam kali pembunuhnya ya. Masa mahasiswa seperti itu. Dia harus dihukum seberat-beratnya,”ujar Masitoh, salah seorang pelayat. [Baca Juga: Dosen Dibunuh, Kampus UMSU Diliburkan]

Nur Ain sendiri rencananya akan disemayamkan di rumah duka tersebut hingga siang nanti. Ia kemudian akan dikebumikan di Taman Pemakaman Muslim tak jauh dari rumah duka tersebut. Kasus pembunuhan terhadap Nur Ain ini sendiri kini tengah ditangani penyidik Polresta Medan.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya