”Apa yang dia lakukan adalah perbuatan heroik yang besar. Kita harus selalu ingat ini,” katanya lagi.
Stasiun televisi juga menunjukkan peti mati hitam terbungkus bendera Rusia, dengan topi perwira bertengger di atasnya. Jenazah “Rambo” Rusia ini diiringi delapan tentara berseragam lengkap, dengan beberapa pasukan Rusia lainnya.
Tentara jenderal dan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu telah memberikan penghormatan kemarin dan bertemu orang tua Prokhorenko di sebuah bandara di Moskow sebelum jenazah Prokhorenko diterbangkan ke Gorodki.
Prokhorenko adalah salah satu dari delapan tentara Rusia yang kematiannya di Suriah telah diakui secara terbuka oleh Pemerintah Rusia.
(Wikanto Arungbudoyo)