Bawakan Lagu Genjer-Genjer, Konser Musik di Mojokerto Dibubarkan Polisi

Zen Arivin, Jurnalis
Senin 09 Mei 2016 10:49 WIB
Ilustrasi
Share :

MOJOKERTO - Konser band reggae di Gedung Olah Raga (GOR) Majapahit, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto dibubarkan paksa oleh petugas kepolisian dari Polres Mojokerto Kota pada Minggu malam.

Sebab, salah satu band lokal yang bernama Mesin Sampink menyanyikan lagu Genjer-Genjer, yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Tim satuan intelkam yang memantau situasi, langsung naik ke atas panggung dan mengamankan personel Mesin Sampink yang tengah perform.

Salah satu panitia konser, Defy membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya tidak menyangka ada insiden seperti itu. Meski demikian, banyak penonton yang kecewa karena acara harus dibubarkan paksa.

"Ya, ada lagu dibawakan salah satu band yang tidak sesuai kehendak mereka (polisi), lagu Genjer-Genjer," ujarnya.

Defy menjelaskan, kalau konser tersebut murni untuk hiburan semata, tidak ada unsur lainnya. Selain itu juga untuk mengapresiasi band-band lokal Mojokerto. "Temanya saja 'Aku Gak Malesan', tujuannya biar teman-teman lebih semangat. Tidak ada unsur lain-lain," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu anggota Polres Mojokerto Kota mengatakan kalau aksi pembubaran paksa konser tersebut dilakukan secara reaktif. Sebab, lagu yang dibawakan identik dengan sebuah partai komunis.

"Izin konser yang kami terima sampai pukul 22.00 WIB, namun pukul 21.15 WIB terpaksa dibubarkan. Untuk selengkapnya nunggu Kapolres saja, sebab mereka masih diperiksa," terangnya.

Data yang berhasil dihimpun sementara oleh okezone, selain personil band, polisi juga mengamankan panitia dan penanggung jawab. Hingga berita ini diturunkan, mereka masih diperiksa di ruangan Intelkam Polres Mojokerto Kota secara tertutup.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya