Sementara itu, salah satu anggota Polres Mojokerto Kota mengatakan kalau aksi pembubaran paksa konser tersebut dilakukan secara reaktif. Sebab, lagu yang dibawakan identik dengan sebuah partai komunis.
"Izin konser yang kami terima sampai pukul 22.00 WIB, namun pukul 21.15 WIB terpaksa dibubarkan. Untuk selengkapnya nunggu Kapolres saja, sebab mereka masih diperiksa," terangnya.
Data yang berhasil dihimpun sementara oleh okezone, selain personil band, polisi juga mengamankan panitia dan penanggung jawab. Hingga berita ini diturunkan, mereka masih diperiksa di ruangan Intelkam Polres Mojokerto Kota secara tertutup.
(Risna Nur Rahayu)