JAKARTA - Pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap anak di bawah umur juga terjadi di Lampung Timur. Korban bernama Mistianah, bocah 10 tahun yang masih duduk di sekolah dasar.
Besok malam akan digelar aksi simpati dan doa bertema 1.000 Lilin untuk Mistianah di Lapangan Merdeka Sribhawono, Lampung Timur. Acara akan dimulai pukul 19.30 WIB.
Acara ini disampaikan oleh seorang aktivis yang menjadi koordinator aksi, Edi Arsadad melalui facebooknya. Undangan ini diunggahnya pada Selasa (10/5/2016) siang. Aksi 1.000 lilin ini melibatkan berbagai organisasi.
Edi Arsadad sejak 6 Mei lalu menyuarakan kabar pemerkosaan terhadap Mistianah di media sosial, menyusul ramainya pemberitaan mengenai pemerkosaan Yuyun, bocah 14 tahun yang diperkosa 14 pria di Rejang Lebong, Bengkulu.
Menurut penjelasan Edi di akun media sosialnya, peristiwa tragis yang menimpa Mistianah terjadi pada 14 April lalu. Sepulangnya dari sekolah bersama teman-temannya, ia ajak pergi oleh dua orang setelah diiming-imingi es krim.
Setelah itu Mistianah tak terlihat. Baru pada 17 April, Mistianah ditemukan dalam kondisi tewas di sebuah gubuk kosong di tengah perkebunan karet. Kondisi Mistianah mengenaskan. Ia menjadi korban perkosaan. Sementara pelaku sampai sekarang belum tertangkap.
(Risna Nur Rahayu)