JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana membongkar tenda-tenda yang ditempati warga korban penggusuran di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Warga Luar Batang dan Kampung Akuarium pun siaga dan memperketat pengamanan kawasan itu untuk mengantisipasi pembongkaran tenda.
"Dari pagi sampai malam ratusan warga bergantian berjaga di sini, menjaga gang dan menjaga tenda pengungsian. Semakin diperketat karena dengar info mau digusur lagi," kata seorang warga setempat, Mansur Amin, Senin (16/5/2016).
Menurutnya, ratusan pemuda dikerahkan demi menjaga keamanan kampung yang kondusif dan tetap tenang. Pembentukan pos di beberapa titik untuk memantau segala pergerakan dari pihak luar.Baca juga: Ahok Akan Gusur Tenda Warga di Pasar Ikan)
"Ratusan pemuda kita kerahkan, minimal di pos dan tenda itu ada 10 orang yang berjaga," lanjut Mansur.
Pria yang akrab disapa Daeng itu menyebutkan, pola komunikasi yang dilakukan warga Luar Batang dan Akuarium dalam mengawasi kawasan itu menggunakan perangkat radio Handytalkie (HT).
Saat ini, warga setempat sangat memperhatikan bagi orang-orang asing yang datang ke kawasan itu. Bahkan, tiap orang asing yang dicurigai masuk ke situ, warga menanyakan identitas dan keperluannya datang ke Luar Batang dan Akuarium.
"Tak jarang orang asing di sini dimintai keterangan untuk menghindari penyusup yang tak bertanggung jawab," tutup Daeng.
Pantauan di Luar Batang dan Akuarium, spanduk berisi penolakan penggusuran yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terpasang di sejumlah titik, mulai dari mulut gang hingga Masjid Luar Batang.
(Salman Mardira)