Perut Terus Membesar, Bayi 7 Bulan di Cirebon Butuh Bantuan

Erika Lia, Jurnalis
Jum'at 20 Mei 2016 17:56 WIB
Cantiqa, bayi tujuh bulan yang mengalami gagal fungsi hati (Foto: Erika/Sindo)
Share :

Namun, rujukan itu dengan berat hati dia abaikan akibat keterbatasan biaya. Sebagai single parent, Sarah hanya menggantungkan hidupnya dari pendapatan yang dia terima selama bekerja di salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

Pendapatannya yang terbatas itu pun membuatnya terpaksa mempercayakan anak sulungnya, kakak kandung Cantiqa, kepada salah seorang saudaranya untuk dibesarkan. "Dokter merujuk Cantiqa dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Tapi saya tak ada biaya," cetusnya.

Sejauh ini, Cantiqa telah mendapat bantuan dari Yayasan Arisan Nasi Indonesia, Cirebon. Melalui bantuan para donatur yayasan tersebut, Cantiqa pun mendapat perawatan di RS Ciremai, Kota Cirebon.

Namun, upaya kesembuhan Cantiqa belum selesai sampai di situ. Pembina Yayasan Arisan Nasi Indonesia, Sri Supriatin mengungkapkan, dengan penyakitnya Cantiqa harus mendapat perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

"Menurut dokter di RS Ciremai, dokter ahli atresia bilier hanya ada di RSCM dan RSUP dr Sardjito, Yogyakarta. Pihak keluarga Cantiqa sepakat membawanya ke RSCM," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya