Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sulit Melarang Masyarakat Indramayu MCK di Sungai

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis-Kamis, 14 April 2016 |14:30 WIB
Sulit Melarang Masyarakat Indramayu MCK di Sungai
Anak-anak Indramayu yang suka mandi di sungai (Foto: Dwi Ayu/Okezone)
A
A
A

INDRAMAYU - Kabid Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Indramayu, Yahya mengaku kesulitan menghilangkan budaya masyarakat Indramayu khususnya bagi mereka yang sudah termakan usia agar tidak melakukan Mandi Cuci Kakus (MCK) di sungai.

"Padahal, kami selalu memberikan imbauan agar mereka yang masih mempunyai kebiasaan melakukan MCK di sungai agar tidak lagi melakukannya" kata Yahya, Kamis (14/4/2016).

Bahkan, ungkap, Yahya, lebih parahnya lagi MCK di sungai bukan hanya dilakukan di kalangan masyarakat yang sudah termakan usia, melainkan anak-anak kecil dan remaja.

(Baca Juga: Tak Miliki Jamban, Warga Pesisir Indramayu BAB Sembarangan)

"Derajat kesehatan itu meliputi lingkungan sebesar 45 persen, perilaku sebesar 35 persen, sebanyak 15 persen pelayanan kesehatan dan 5 persen genetik" paparnya.

Namun demikian, ia menegaskan pihaknya akan terus mengimbau agar masyarakat Indramayu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Ada 10 indikator dalam PHBS diantaranya perilaku persalinan di sarana kesehatan tidak diperbolehkan persalinan di rumah, menyusui, menimbang balita, pola makan, buah dan sayur yang cukup, bergerak jangan diam saja, tidak merokok, menggunakan air bersih, bab di kamar mandi, mengelola sampah dan instalasi pembuangan limbah keluarga di kelola jangan sembarangan," imbuhnya.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement