Presiden Jokowi Diminta Jadi Pembicara Utama di KTT G7

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 26 Mei 2016 02:05 WIB
Patung kertas yang menampilkan para pimpinan negara anggota G7 sebagai pahlawan yang menunjukkan harapan akan KTT yang akan berlangsung 26-27 Mei 2016 di Ise-Shima, Jepang. (Foto: ANTARA/Reuters)
Share :

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) Group of Seven atau yang dikenal dengan G7 di Ise-Shima Prefektur Mie, Jepang pada 26-27 Mei 2016.

Menurut Keterangan pers yang diterima Okezone, Kamis (26/5/2016), beberapa menteri akan ikut mendampingi presiden dalam pertemuan tersebut, diantaranya Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil.

Ini adalah kali pertama Indonesia diundang untuk berpartisipasi dalam pertemuan G7 yang mencerminkan pandangan negara-negara anggota terhadap peran Indonesia sebagai salah satu negara besar di Asia. Selain Indonesia, Bangladesh, Laos, Papua Nugini, Sri Lanka, Vietnam, dan Chad juga turut diundang dalam pertemuan ini.

Ada dua tema besar yang diangkat dalam perhelatan yang bertema kali ini yaitu Stabilitas dan Kesejahteraan di Asia serta Pembangunan Berkelanjutan, Pemberdayaan Perempuan dan kesehatan Global. Presiden Jokowi telah diminta untuk menjadi pembicara utama dalam sesi pertama, Stabilitas dan Keamanan Asia selain juga direncanakan akan melakukan beberapa pertemuan bilateral di sela-sela acara.

Kelompok G7 didirikan pada 1975 dengan beranggotakan tujuh negara yaitu Jepang, Kanada, Prancis, Italia, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat (AS). Pertemuan kali ini adalah pertemuan ke-42 yang akan membahas mengenai perkembangan ekonomi di Asia yang merupakan pusat pertumbuhan dunia saat ini.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya