Ia pun berharap sidang isbat nanti berjalan lancar. Sehingga bisa diketahui pasti kapan puasa akan dimulai. "Mudah-mudahan, kita berharap mungkin nanti ada yang melihat hilal pada saatnya," tuturnya.
Disinggung soal kemungkinan terjadinya perbedaan awal Ramadan, ia tidak bisa menjawabnya. Semua itu baru akan diketahui nanti saat sidang isbat.
"Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu karena kita harus menunggu sidang isbat. Kita harus menunggu pada 5 Juni sore hari posisi hilal itu ada di mana, apakah dimungkinkan dirukyat atau tidak," tandas Lukman.
(Angkasa Yudhistira)