Buntut Penembakan Klub Gay AS, Trump Minta Obama Resign

Emirald Julio, Jurnalis
Senin 13 Juni 2016 10:01 WIB
Foto Trump, Obama dan pelaku penembakan klub malam gay di Orlando (Foto: Getty Image/ Reuters)
Share :

ORLANDO – Buntut dari penembakan brutal klub malam gay di Orlando, Florida calon presiden dari Partai Republik Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta Presiden Barack Obama untuk resign atau mengundurkan diri. Sebab, Trump menganggap Obama gagal mencegah serangan militan radikal Islam.

Trump ikut membuka suara terkait serangan yang dilakukan oleh Omar Mateen yang disebut sebagai simpatisan ISIS. Omar yang masuk dalam daftar pengawasan FBI sejak 2013 melancarkan serangan keji di sebuah klub malam gay yang bernama Pulse.

Dilaporkan, serangan keji yang dilakukan Omar telah menyebabkan 50 orang tewas dan 53 lainnya menderita luka-luka.

“Karena pemimpin kita lemah, (sudah) saya katakan hal seperti ini akan terjadi dan (nantinya) akan semakin parah. Saya mencoba menyelamatkan nyawa dan mencegah serangan teroris berikutnya. Kita tidak bisa berusaha bertindak tepat secara politik lagi,” kata Trump, berdasarkan pernyataannya terkait penembakan di Orlando, sebagaimana dilansir Express, Senin (13/6/2016).

Sekali lagi, selain membahas mengenai kepemimpinan Obama yang tidak berhasil mencegah penembakan, Trump kembali membahas mengenai penyebaran Islam radikal di AS.

“Pemimpin kita lemah dan tidak efektif. Saya (sudah) pernah bilang dan meminta pelarangan (pengawasan terhadap penyebaran Islam radikal di AS). (Kita) harus keras,” ujar Trump.

“Islam radikal menganjurkan kebencian terhadap perempuan, kaum gay, (penganut agama) Yahudi, Kristen, dan seluruh warga Amerika. Saya akan menjadi presiden untuk seluruh warga Amerika. Saya akan melindungi dan membela semua warga Amerika,” tambah Trump.

(Emirald Julio)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya