Bom Madinah, Menag Harap Pemerintah Arab Saudi Tambah Waspada

Reni Lestari, Jurnalis
Rabu 06 Juli 2016 13:20 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Syarifuddin (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
Share :

JAKARTA - Bom bunuh diri yang terjadi di Kota Madinah, Senin 4 Juli 2016 lalu menyebabkan kekhawatiran akan tindakan terorisme dalam penyelenggaraan ibadah haji. Namun begitu, Menteri Agama Lukman Hakim Syarifuddin mengatakan peristiwa tersebut tak akan mempengaruhi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Lukman hanya berharap Pemerintah Arab Saudi meningkatkan kewaspadaannya.

"Tentu dengan kejadian itu (bom bunuh diri di Masjid Nabawi), mudah-mudahan hikmahnya pemerintah Arab Saudi bisa meningkatkan kewaspadaan dan negara di dunia tingkatkan kewaspadaannya," kata Lukman di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (6/7/2016).

Selain itu, karena peristiwa itu berdekatan dengan meledaknya bom serupa di Mapolresta Solo, kemarin, banyak pihak mengaitkan dua peristiwa ini didalangi oleh pihak yang sama. Lukman tak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan ini. Walau pun benar demikian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk menangani.

Lukman juga mengatakan, dengan peristiwa bom di Madinah, berkumpulnya umat Muslim dari seluruh dunia bisa diwaspadai sebagai sasaran tindakan terorisme. Dengan mempertimbangkan kemungkinan itu, baik pemerintah Arab Saudi maupun negara-negara Islam di dunia diharapkan waspada.

"Jadi dengan kejadian di Madinah, kita bisa belajar bahwa terkait dengan kemungkinan potensi atau peluang teroris untuk memanfaatkan terjadinya atau berkumpulnya umat Islam sedunia, bisa kita cegah seminimal mungkin," jelas Lukman.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya