PADALARANG – Ratusan warga Desa Kertajaya, Kabupaten Bandung Barat, tertipu dengan beredarnya kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu. Diduga beredarnya kartu kesehatan tersebut dilakukan oknum aparatur desa setempat.
Dari penuturan beberapa warga, kartu BPJS Kesehatan tersebut diberikan oleh salah seorang oknum yang bersumber dari subsidi dompet dhuafa.
Kartu tersebut diberikan kepada warga yang kurang mampu hanya dengan membayar Rp100 ribu dan dijamin akan mendapatkan pelayanan dari BPJS Kesehatan.
Setelah mendapatkan kartu tersebut, seorang warga yang mengajukan klaim perawatan ke rumah sakit ditolak. Alasan penolakan disebabkan kartu BPJS Kesehatan tersebut palsu.
"Pas mau klaim menggunakan kartu BPJS yang katanya kartu BPJS bersubsidi itu, ternyata ditolak oleh pihak rumah sakit dan petugas dari BPJS karena kartu BPJS kakak saya katanya palsu," ungkap Sudarmono warga Kampung Simpang, RT 3 RW 8, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Sabtu (23/7/2016).