"Banyaknya pelonjakan, seharusnya dipersiapkan untuk mencegah pelonjakan penumpang yang sangat cepat itu," ucap dia.
Ia menyayangkan, terhadap pengembangan pemanfaatan wilayah udara nasional saat ini. Padahal, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan kepulauannya berada di garis equator.
"Indonesia telah menempatkan dirinya sebagai tempat yang sangat strategis dan sangat rawan terutama terhadap konteks nasional air power," terang Chappy.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) AM Hendropriyono, mantan ketua komisi ham PBB Makarim Wibisono, Duta Besar RI untuk Ceko Aulia Rahman dan pakar kelautan Hasyim Jalal.
(Fiddy Anggriawan )