FALLUJAH – Puluhan petinggi militan ISIS dilaporkan tewas dalam serangan udara yang terjadi pada Sabtu (30/7/2016) sekira pukul 08.00 waktu setempat. Serangan yang ditargetkan ke markas pertahanan ISIS di Fallujah itu memicu ledakan besar karena tepat mengenai alat peledak lain yang berada di gudang senjata mereka.
Serangan itu diluncurkan setelah pasukan Irak mengumumkan serangan barunya untuk merebut kembali Pulau Khalidiya, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang merupakan daerah strategis penghubung Kota Fallujah dan Kota Ramadi di Provinsi Anbar, Irak.
Dilansir dari The New Arab, Sabtu (30/7/2016), Abu Abdullah al Issawi, yang merupakan wakil ketua ISIS (Abu Bakar al Baghdadi), termasuk dalam puluhan militan yang tewas akibat serangan udara tersebut.
Petinggi lain yang tewas dalam serangan itu adalah wakil menteri perang ISIS, Abu Qaswarah dan wakil komandan pasukan daerah Dabiq sekaligus saudara ipar dari al Baghdadi, Abu Taha al Azzawi.
Mayor Jenderal Ismail Mahlawi mengatakan, pasukan koalisi antiteror tidak andil dalam serangan udara ini. Pertempuran ini juga bukannya tanpa perlawanan.
“Dengan membebaskan Pulau Khalidiya, sama saja dengan membebaskan Provinsi Anbar secara menyeluruh. Sebab Pulau Khalidiya merupakan benteng terakhir ISIS di provinsi tersebut. Serangan pada pagi tadi itu benar-benar tidak terduga,” ujar kepala suku setempat, Sheikh Hisham al Halbousi.
(Silviana Dharma)