Acin berserta empat buah hatinya berdoa semoga ada mukjizat dari Tuhan untuk keselamatan suaminya. Jika kehendak Tuhan berbeda dari harap keluarga, Acin berharap bisa bertemu suami tercinta untuk yang terakhir kalinya.
"Tolang Pak Presiden cari tahu dengan benar-benar suami saya itu bandar narkoba atau tidak. Jangan sampai Bapak Presiden salah menghukum orang. Tolong berikan suami saya pengampunan, kabulkan grasinya," tuturnya.
"Jika pun suami saya tetap dieksekusi, saya hanya pasrah. Tapi sekarang saya ingin bertemu dengan suami dan mungkin untuk yang terakhir kali, tapi saya tidak punya ongkos. Kepada siapun tolong pertemukan kami keluarga dengan suami saya. Saya dan anak-anak sudah kangen," ucap terbata-bata.
Seperti diberitakan, Agus ditangkap aparat bersama seorang temannya Pujo karena membawa 25.000 butir pil ekstasi dalam perjalanan laut dari Batam ke Selat Panjang. Keduanya lantas dihukum mati oleh pengadilan.
(Risna Nur Rahayu)