JAYAPURA - Dana Otonomi Khusus Bidang Kesehatan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membiayai perbaikan mutu kesehatan di tiap kabupaten dan kota di provinsi Papua capai Rp1,4 triliun, namun sayangnya, masih ada beberapa kabupaten yang mendapat rapor merah (buruk) dalam pelayanan kesehatan.
Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengungkap, dari 29 Kabupaten dan 1 kota yang ada di Provinsi Papua, ada sembilan Kabupaten yang memiliki indikator pelayanan kesehatan merah (buruk).
"Yang memperoleh rapor merah untuk daerah pegunungan Papua itu, Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga, Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya, sedangkan daerah pesisir pantai salah satunya yakni Kabupaten Waropen," papar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg.Aloysius Giyai, di Jayapura, Selasa (2/7/2016).
Dikatakan, harusnya dengan pembagian merata dana kesehatan Otsus dan DAK pusat ke daerah, pemerintah Kabupaten mampu memanfaatkan dana itu untuk memperbaiki kwalitas pelayanan kesehatan ke masyarakat.
"Seharusnya, kesehatan di Papua itu ada kemajuan, karena dana kesehatan itu besar," katanya.