Sementara Waluyo dirawat selama enam hari di RSUP dr Sardjito sampai akhirnya meninggal dunia. Keluarga korban bahkan sudah menerima santunan Jasa Raharja Rp10 juta dan Rp25 juta atas kecelakaan tersebut.
Seperti diberitakan, kepulangan Waluyo ke kampung halamannya di Yogyakarta membuat keluarga dan warga kaget. Pasalnya, setahun lalu Waluyo dinyatakan meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Waluyo menjadi korban tabrak lari.
Sementara Waluyo mengaku bingung dikabarkan meninggal. Selama setahun tidak berada di rumah, Waluyo mengaku tinggal di Semarang untuk bekerja. Dia juga tidak pernah mendengar kabar kematiannya.
Sampai saat ini, belum terungkap siapa sebenarnya Waluyo korban kecelakaan yang telah dimakamkan di Gunung Kidul tersebut.
(Risna Nur Rahayu)