Kios Tuak di Terminal Cicaheum Diduga Diacak-acak Mahasiswa UPI

CDB Yudistira, Jurnalis
Selasa 23 Agustus 2016 06:47 WIB
Perusakan (Foto: Ilustrasi)
Share :

BANDUNG - Ratusan orang yang diduga mahasiswa Fakultas Pendidikan dan Olahraga Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan penyerangan ke sejumlah kios tuak di Terminal Cicaheum, Senin 22 Agustus 2016 malam. Hal itu dilakukan menyusul tewasnya Tatang Wiganda (39), seorang guru olahraga yang juga alumni FPOK UPI.

‎Dari informasi yang dihimpun wartawan, penyerangan tersebut dilatari rasa tak terima atas tewasnya Tatang. Tujuh kios didapati rusak dalam aksi penyerangan tersebut. Sementara hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan informasi akan penyerangan tersebut.

Adapun penyerangan dilakukan di Terminal Cicaheum, karena Tatang diketahui tewas oleh para preman di kawasan ter‎minal tersebut.

Seperti diketahui, pada kasus tewasnya Tatang, polisi telah mengamankan dua orang pelaku dari tiga orang pelaku pengeroyokan. Yakni HWS dan RSG yang kini meringkuk di sel tahanan Polsek Kiaracondong, sementara satu orang lagi masih buron.

(Baca: Seorang Guru, Tewas Di Keroyok Empat Orang Tak Dikenal)

Diberitakan sebelumnya, Tatang Wiganda (39)‎ seorang guru olahraga SMP dan SMA Yayasan Atikan Sunda (YAS)‎ tewas usai pulang mengajar di Jalan A. H. Nasution, Bandung. Kejadian tersebut berawal ketika korban pulang usai mengajar renang di sebuah kompleks kolam renang umum di wilayah Cikadut pada pukul 16.00 WIB.

Saat menuju jalan pulang, Tatang yang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan A.H Nasution. Di dekat Terminal Cicaheum tanpa sengaja, korban menyenggol sepeda motor milik salah satu pelaku. Tak terima, ketiga pelaku pun mengejar korban, dan ketika korban berhasil di kejar oleh para pelaku, korban langsung dikeroyok hingga di tusuk oleh para pelaku.

Korban yang kalah jumlah, akhirnya tersungkur. Tubuh korban pun penuh dengan luka tusukan. Tatang yang bersimbah darah sempat dievakuasi warga yang melihat korban tersungkur di pinggiran jalan. Namun, karena kehabisan darah, korban akhirnya meninggal dalam perjalanan ke RS Santo Yusup.

Para pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai calo angkutan umum di Terminal Cicaheum ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Selain itu, polisi masih memburu satu pelaku lagi untuk bisa memastikan siapa pelaku penusukan di antara mereka bertiga.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya