Peran Pesantren Tebuireng Mempertahankan Kemerdekaan RI

Zen Arivin, Jurnalis
Jum'at 26 Agustus 2016 07:00 WIB
foto: Zen Arivin/Okezone
Share :

"Kalau dulu memang iya. Saat dipimpin oleh Mbah Hasyim, memang Tebuireng salah satu pesantren yang menjadi panutan. Namun saat ini banyak pesantren-pesantren lain yang juga sudah bisa dijadikan panutan. Itu sebuah kebanggaan dan kekayaan bangsa sebenarnya," papar kiai yang akrab disapa Gus Sholah ini.

Kini, diusianya yang sudah menginjak lebih dari satu abad, tepatnya 117 tahun, Ponpes Tebuireng telah menjelma menjadi pesantren yang lebih moderat. Meskipun masih mengedepankan pendidikan salafi, Tebuireng kini menjadi simbol dari pendidikan agama islam di Indonesia. Sistem pendidikan salafi yang selama ini dipegang, kini diimbangi dengan pendidikan umum, baik sains dan pengetahuan lain.

"Ada 800 ayat-ayat yang membahas alam semesata dan itu perlu diketahui oleh para santri. Mereka harus diajari untuk berfikir kritis, dan juga dasar-dasar ilmu filsafat serta hal-hal lain untuk mengembangkan diri. Karena ulama Islam tidak hanya menguasai ilmu agama, namun juga ilmu menguasai ilmu non agama, misalnya matematika, fisika, optik, kedokteran, dan lainnya," tutur cucu KH Hasyim Asyari ini.

Saat ini, sebanyak 4.000 lebih santri yang menimba ilmu di ponpes Tebuireng Jombang. Dan sudah tak terhitung lagi berapa ribu jumlah alumni santri Ponpes Tebuireng yang kini telah membaur menjadi penggerak di masyarakat. Hingga kini, ide perjuangan KH Hasyim Asyari itulah yang kini terus ditanamkan di dalam diri santri. Dengan menggunakan kitab karya-karya KH Hasyim Asyari sebagai pedoman.

"Impian kami, kami ingin kembali ke abad-abad lama dulu, ketika ilmu agama dan ilmu non agama itu tidak dipertentangkan, tapi saling memperkuat. Menurut saya, pesantren ini perlu mendirikan universitas dan pemerintah wajib untuk membantu pesantren untuk mendirikan perguruan tinggi. Karena sumbangsih pesantren sangat tinggi kepada negara ini," terang Gus Sholah. (ris)

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya