Disebut "Anak Pelacur", Obama Batalkan Pertemuan dengan Duterte

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 06 September 2016 08:36 WIB
Presiden AS Barack Obama batal bertemu Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada KTT ASEAN di Laos. (Foto: Reuters)
Share :

Sedikitnya 2.400 nyawa melayang dalam waktu dua bulan setelah The Punisher, julukan untuk Duterte, resmi dinobatkan sebagai presiden pada 30 Juni. Korban jiwa sebanyak itu tak lain adalah hasil operasi militer untuk memberangus pengedar narkoba yang menolak menyerahkan diri ke kantor polisi.

Kebijakan ini banyak menuai kritik dari para aktivis HAM, dunia internasional, bahkan intitusi keagamaan. Namun, semua itu tidak dipedulikan Duterte yang merasa bahaya dari narkotika jauh lebih besar dan penting untuk ditindaklanjuti.

Melalui pertemuan bilateral yang direncanakan pekan lalu, Obama yang berharap bisa berbicara baik-baik dengan Duterte soal pemberantasan narkoba di negaranya. Sayangnya, niatan presiden kulit hitam pertama AS itu tampaknya belum bisa diwujudkan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya