“Namun hal ini tidak tersosialisaikan dengan baik, sehingga warga tidak tahu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, hasil peninjauan ini tentunya harus menjadi masukan ke Kemendagri dalam mengawal program pemerintah. Bentuknya bisa berupa berupa saran atau rekomendasi. “Arahnya adalah perbaikan pelayanan dan proses dari program pemerintah,” jelas dia.
Sementara Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Erlan Rusnarlan mengatakan, di wilayahnya tercatat masih ada 300 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP. Dia menegaskan pesimis bulan ini akan selesai semua.
“Dalam sehari ada 2.000 perekaman di 13 kecamatan. Tidak mungkin kekejar," tuturnya.
Menanggapi permasalahan NIK yang hilang, Erlan menjelaskan ada 400 ribu NIK warga yang dihapus oleh Kemendagri. Dalam sehari ada sekira 100 orang yang hendak menghidupkan NIK-nya. “Tentunya ini harus dihidupkan kembali,” jelas dia.
(Feri Agus Setyawan)