YOGYAKARTA - Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh tepat pada hari ini Minggu (2/10/2016), puluhan warga padukuhan Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar mural batik di dinding rumahnya secara serentak.
Berbeda dengan membatik dengan media kain yang biasanya menggunakan malam dan canting, untuk membuat mural batik dinding rumah, warga menggunakan cat tembok yang warna warni menggunakan kuas. Sedikitnya ada 10 rumah yang dicat dengan motif batik prangrusak.
Menurut Ketua RT 1 Kepek, Wonosari Eko Mambang Nugroho mengungkapkan, pengecatan dilakukan sejak hari Sabtu 1 Oktober 2016. Aksi itu dilakukan oleh sekira 30 pemilik rumah. "Kita melibatkan 30 warga dan pemuda yang ada disini," kata Mambang saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (2/10/2016).
Motif batik yang dipilih adalah motif prangrusak yang memiliki pralambang ada kehidupan manusia dengan segala tantangan hidupnya. Ada sekitar 10 dinding rumah warga yang berada dikawasan tersebut di cat menggunakan model batik prangrusak.
"Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan batik tetapi tidak mengetahui filosofinya, dengan kegiatan ini diharapkan bisa sedikit memperkenalkan batik dan filosofinya kepada generasi muda,"paparnya.