Padamkan Karhutla di Riau, Bukcet Helikopter Terjatuh

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2016 13:11 WIB
Bucket yang terjatuh di tengah lahan di Riau (foto: Banda/Okezone)
Share :

 

KAMPAR - Satgas Udara melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau. Saat berjibaku menjinakkan si jago merah, bucket yang merupakan alat untuk mengangkut air putus.

Bucket tersebut jatuh ke tengah areal yang lokasi masih berasap. Bucket berwarna oranye itu merupakan alat yang dipakai helikopter jenis Skorsky.

Komandan Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, Marsekal Pertama Henri Alfiandi meminta agar dilakukan pengecekan kenapa bucket tersebut bisa jatuh.

"Sedang dilakukan investigasi," kata Henri Alfiandi, Jumat (7/10/2016).

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 08.00 WIB Hekikopter Skorsky melakukan upaya bom air air di lokasi kebakaran di Rimbo Panjang.

Saat berjibaku menjinakan di lahan gambut itu, tiba-tiba tali yang menghubungkan bucket berisi air dengan heli putus. Bucket itu kemudian terjatuh di area yang kebakaran sudah berhasil dipadamkan.

"Bucket ini berkapasitas mengangkut airnya mencapai 4 ton," kata Kadis Ops Lanud Pekanbaru, Kolonel Yani.

Daerah Rimbo panjang merupakan wilayah yang selalu menjadi langganan kebakaran hutan dan lahan. Rimbo Panjang merupakan wilayah yang berbatasan dengan Pekanbaru, Ibu Kota Riau. Wilayah ini selalu menjadi perhatian pemerintah jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Bucket merupakan wadah besar yang digunakan untuk mengambil air yang disambungkan dengan tali kemudian dikaitkan ke helikopter. Bucket inilah yang dipakai untuk isi air dan menjatuhkan ke titik kebakaran.

Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun pernah meninjau kebakaran di sana. Begitu pun juga dengan Presiden Joko Widodo pada kebakaran hutan Riau tahun 2015 lalu.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya