JAKARTA - Wakil Ketua SETARA Institute, Bonar Tigor Naipospos, mengatakan bahwa konflik di Papua tak hanya dapat diselesaikan dengan cara menggenjot pembangunan infrastruktur sebagaimana dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
"Kegagalan Jokowi adalah karena berpikir masalah Papua sederhana dengan cara pembangunan," kata Tigor dalam acara diskusi di Kantor SETARA Institute, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016).
(Baca Juga: Komitmen Jokowi Mengakhiri Konflik di Papua Masih Dipertanyakan)
Menurut Tigor, masalah di Papua tak hanya sebatas persoalan kemiskinan, melainkan juga faktor-faktor lainnya, seperti sejarah, adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang belum terselesaikan dan harga diri yang dirasakan oleh rakyat Bumi Cendrawasih itu selama ini.
"Persoalan Papua ini kompleks, bukan hanya soal kemiskinan, tapi jua harga diri. Kalau mereka tidak dilakukan secara setara tentu mereka akan kecewa," ungkap dia.