Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha yang memegang kendali pemerintahan militer sejak menggulingkan pemerintah terpilih pada 2014 mendesak agar berwaspada atas keamanan. Thailand mengalami kerusuhan politik dalam sepuluh tahun terakhir serta sejumlah serangan bom di kawasan selatan yang dituding dilakukan oleh kelompok separatis Muslim.
Raja Bhumibol menetapkan "pendekatan lunak" dalam menghadapi kelompok militan yang memulai pemberontakan di selatan pada 2004.
Perhatian Raja Bhumibol pada Masyarakat Muslim
Walaupun secara resmi berada di luar politik, Raja Bhumibol turun tangan saat negara itu mengalami ketegangan politik karena banyaknya kudeta. Selama ia bertahta, Raja Bhumibol mengalami 19 kudeta yang terjadi di negaranya.
"Secara formal sebagai simbol. Namun raja punya pengaruh dalam menentukan arah politik di Thailand," kata Ahmad.