MNC Group Raup Tiga Nominasi Anugerah KPI 2016

Salsabila Qurrataa'yun, Jurnalis
Jum'at 11 November 2016 00:13 WIB
Share :

JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar penganugerahan bagi program yang dimiliki stasiun televisi dan radio dengan mengusung tema, "Karya Bersama Untuk Bangsa". Acara ini pun telah dilaksanakan selama 11 tahun.

Pada gelaran 2016 ini, MNC Group berhasil memenangkan tiga penghargaan dalam kategori Program Feature Televisi: Merenda Asa Merajut Mimpi (Global TV) dan Iklan Layanan Masyarakat Produksi Televisi: Gadget Tak Bisa Menggantikan Sentuhan Cinta (MNC TV) dan Program Iklan Layanan Masyarakat: Upload Foto Anak di Sosmed (Global Radio FM).

Adapun tema "Karya Bersama Untuk Bangsa" diambil dengan harapan bahwa program siaran yang dihasilkan diperuntukkan bagi kebaikan bangsa. Hal tersebut juga dalam rangka mencapai tujuan dunia penyiaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang tertuang dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

Sementara itu, berikut daftar pemenang Anugerah KPI 2016:

1. Program Anak-anak: Fun Time (RTV)
2. Program Animasi: Plentis Kentus (Trans TV)
3. Program Drama: Sinema Wajah Indonesia (SCTV)
4. Program Infotainment: Entertainment News Sore (Net TV)
5. Program Talkshow: 1 Indonesia (Net TV)
6. Program Berita: Kompas Siang (Kompas TV)
7. Program Feature Televisi: Merenda Asa Merajut Mimpi (Global TV)
8. Program Feature Radio: Kisah Mbah Sadiman, Si Miskin Menyantuni Ibu Pertiwi (RRI Pro 3 Jakarta)
9. Iklan Layanan Masyarakat Produksi Televisi: Gadget Tak Bisa Menggantikan Sentuhan Cinta (MNC TV)
10. Iklan Layanan Masyarakat Produksi Radio (Upload Foto Anak di Sosmed (Global Radio FM)
11. Program Televisi Peduli Perbatasan: Lentera Indonesia (Net TV)
12. Program Radio Peduli Perbatasan: Bela Negara (RRI Entikong Kalbar)
13. Presenter Berita: Imam Priyono (TVRI)
14. Presenter Non-Berita: Maudy Kusnaedi (Trans TV).

(Feri Agus Setyawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya