TINSUKIA – Setidaknya tiga tentara India tewas dan empat lainnya menderita luka parah akibat serangan yang dilancarkan kelompok separatis di Distrik Tinsukia, Negara Bagian Assam. Serangan ini terjadi pada Sabtu (19/11/2016).
Sebagaimana dikutip dari NDTV, Sabtu (19/11/2016), pejabat militer setempat mengatakan, serangan tersebut dilancarkan oleh kelompok United Liberation Front of Asom (ULFA). Dilaporkan, para anggota kelompok separatis tersebut menyerang konvoi tentara pada dini hari menggunakan granat berpeluncur roket serta senjata api.
“Mereka (anggota ULFA) meletakkan bom rakitan di jalan. Ketika bom itu meledak, konvoi (tentara) tersebut berhenti. Kemudian mereka melepaskan tembakan tanpa pandang bulu,” ujar Letnan Kolonel Suneet Newton.
Pejabat Kepolisian Assam, Mukesh Agarwalla mengatakan, pasca-serangan tersebut para korban yang terluka langsung dievakuasi ke rumah sakit militer terdekat. Empat korban luka dikabarkan masih dalam keadaan kritis akibat menderita luka tembak.
Sebagai informasi, kelompok separatis ULFA melancarkan serangannya sejak 1979, di mana kelompok ini menuntut agar Assam memisahkan diri dari India. Saat ini, kelompok separatis tersebut bermarkas di wilayah Myanmar yang berada di dekat perbatasan Assam.
(Emirald Julio)