Italia Bekuk 20 Anggota Geng Mafia Kapak Hitam

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 20 November 2016 04:01 WIB
Salah satu terduga anggota geng mafia Kapak Hitam digelandang oleh polisi (Foto: Sky News)
Share :

PALERMO – Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sempat digegerkan dengan kelompok penjahat bernama Kapak Merah pada dekade 2000. Sebab, para pelaku menggunakan kapak berwarna merah dalam menjalankan aksinya. Kelompok serupa muncul di Italia dengan nama Kapak Hitam.

Kepolisian Palermo berhasil membekuk sekira 20 orang terduga anggota geng mafia Kapak Hitam itu dalam sebuah operasi yang dilangsungkan di seantero Negeri Pizza. Mereka dituduh terlibat dalam sejumlah tindakan kriminal seperti prostitusi, peredaran narkoba, dan perdagangan manusia.

Seperti dimuat Sky News, Minggu (20/11/2016), Kapak Hitam adalah geng mafia yang cukup ditakuti. Kelompok tersebut terdiri dari imigran-imigran asal Nigeria. Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi mantan anggota Kapak Hitam yang kini menjadi informan kepolisian.

Informan tersebut mengungkapkan rahasia cara kerja jaringan tersebut, termasuk menyebut sejumlah anggota senior. Di antara mereka yang ditahan, terdapat seorang kepala kelompok tersebut untuk wilayah Padova. Sejumlah anggota Kapak Hitam juga ditangkap di Turin dan Milan dalam operasi beberapa bulan belakangan.

Kebangkitan Kapak Hitam diduga memiliki hubungan dengan gelombang imigran asal Afrika Utara yang masuk ke Italia dengan menyeberangi Laut Tengah atau Laut Mediterania. Sindikat Kapak Hitam diyakini telah menjalin hubungan dengan salah satu geng mafia paling disegani di Italia, Cosa Nostra.

Menurut keterangan otoritas setempat, Cosa Nostra mengimpor narkoba yang didistribusikan oleh imigran-imigran Nigeria tersebut. Namun, Cosa Nostra melarang sekutunya itu untuk menyandang senapan karena tidak ingin hubungannya terungkap. Akibatnya, kelompok tersebut menggunakan kapak serta golok sebagai identitas dalam menjalankan aksinya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya